Menag Yaqut Sambut Imam Besar Al Azhar dengan Salam Enam Agama di Jakarta

  • Bagikan

Jakarta – Menteri Agama RI, Yaqut Cholil Qoumas, menyampaikan salam enam agama dalam acara ‘Interfaith and Intercivilizational Reception’ yang diadakan di Hotel Pullman, Jakarta. Dalam kesempatan tersebut, Grand Syekh atau Imam Besar Al Azhar Mesir, Ahmed Al Tayeb, pada Rabu (10/07/2024), hadir sebagai tamu kehormatan bersama perwakilan dari enam pemuka agama di Indonesia.

Advertisement

Yaqut membuka acara dengan penuh khidmat, menyampaikan salam yang mencerminkan keragaman dan toleransi beragama di Indonesia.

“Assalamu’alaikum Wr. Wb. Selamat pagi, Shalom, Om Swastiastu, Namo Budaya, Salam Kebajikan, Wei De Dong Tian,” ujarnya di hadapan para hadirin, termasuk Imam Besar Al Azhar Mesir.

Dalam sambutannya, Yaqut menegaskan pentingnya menyampaikan salam enam agama sebagai simbol persatuan dan kerukunan antarumat beragama di Indonesia.

“Saya perlu sampaikan enam salam ini karena Indonesia memiliki enam agama besar, dan ini cara kami memelihara kerukunan dan harmoni antarsesama,” jelasnya.

Acara ini juga dihadiri oleh tokoh-tokoh agama, pengurus PBNU, dan para undangan lainnya. Yaqut sebagai perwakilan pemerintah Indonesia, menyampaikan rasa hormat dan terima kasih atas kehadiran Ahmed Al Tayeb yang telah berkunjung ke Indonesia untuk ketiga kalinya.

“Ini kunjungan ketiga kalinya di mana sebelumnya beliau berkunjung pada 2016 dan 2018. Ini menunjukkan kecintaan beliau pada bangsa Indonesia,” tambah Yaqut.

Kehadiran Imam Besar Al Azhar Mesir di Indonesia diakui sebagai momen bersejarah yang meneguhkan hubungan baik antara kedua negara, khususnya dalam upaya mempromosikan toleransi dan perdamaian antarumat beragama.

Meskipun ada kontroversi terkait salam lintas agama yang dianggap tidak sesuai dengan fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI), Yaqut tetap berpendirian bahwa salam lintas agama adalah praktik baik untuk menjaga toleransi di Indonesia.

“Salam enam agama itu kan praktik baik untuk menjaga toleransi, tidak semuanya harus dikaitkan dengan sisi psikologis. Jadi ada sisi sosiologis yang harus dipertimbangkan,” tegas Yaqut.

Dengan salam enam agama, Yaqut berharap masyarakat Indonesia dapat terus hidup dalam harmoni, menghormati perbedaan, dan bersama-sama membangun bangsa yang lebih baik.

Kehadiran Imam Besar Al Azhar Mesir dalam acara ini menjadi simbol penting bahwa toleransi dan kerukunan adalah nilai-nilai yang harus dijaga dan diperkuat.

  • Bagikan