
JAKARTA (LENSAKINI) – Presiden Prabowo Subianto resmi meluncurkan Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara) sebagai tonggak baru dalam transformasi pengelolaan investasi nasional.
Dengan model mirip Temasek Singapura, Danantara akan menjadi holding investasi raksasa yang mengelola aset negara senilai lebih dari Rp 14.715 triliun.

Peluncuran ini menandai era baru bagi BUMN Indonesia, di mana seluruh pengelolaan perusahaan negara akan terintegrasi dalam satu holding besar.
Melalui Danantara, pemerintah berkomitmen mewujudkan Asta Cita, membawa perekonomian Indonesia ke tingkat yang lebih tinggi melalui investasi yang berkelanjutan dan inklusif.
“Tugas kita adalah memastikan investasi dikelola dengan baik, transparan, dan memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi rakyat,” ujar Prabowo dalam pidatonya yang disiarkan melalui YouTube Sekretariat Presiden, Senin (24/2/2025).